Hari ini entah mengapa, entah setan darimana pula menghantui pikiranku untuk bergegas memaksakan diri memijat-mijat keyboard yang tak juga sexsi, memaksakan nafsu untuk coba melakukan sesuatu. ingin rasanya memperkosa kesadaran diri ini yang tak sadar-sadar, ingin menjelajahi segala memori, kata-kata, atau apa yang bisa aku tekan lewat tombol qwerty ini. ingin rasanya segera aku membuka aurat kata-kata yang tersimpan tak terarah ini, lalu merangsang inspirasi menuju saraf-saraf yang tak bertulang, menikmati inspirasi, elegi sore hari ini.
Bedebah, inspirasiku telah halulalang tak jelas lagi, tak bisa menyusun kata-kata hendak kemana akan bermuara..?
Sungguh aku mengaku mati inspirasi, padahal sesungguhnya inspirasi itu sumber mata air dari ide, dan sejatinya mata air dari ide itu sudah ada dalam diriku, mengapa aku masih harus kekeringan??? bak pepatah, “itik berenang dalam air mati kehausan”. segitu parahkah tak sinkron lagi antara otak-otakku dan jemari-jemari ini yang tak bisa menyusun kata menjadi paragraf??
laa, terus sekarang apa permasalahannnya???
kenapa bisa buntu?? kenapa aku tak bisa menuliskan sesuatu yang berharga??
Mungkin karena aku tak memperkosa pikiran ini??? atau sebegitu jaimnya diriku terhadap catatan-catatan kecilku ini? Baiklah, selagi aku tak sadar ini. aku coba perkosa sebisanya, seperti palu memperkosa paku, atau anggap saja aku sedang bercumbu dengan kekasih gelapku…>>>
oooOooohhhhh!! akan aku coba lagi, senang melihatmu melihat titik terakhir ini. 😀

KOMENTAR TERBARU